<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jual Rebana, Marawis, Marching Band, Drum Band, Kendang, Guitar</title>
	<atom:link href="http://sentrarebana.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sentrarebana.com</link>
	<description>Jual Rebana, Marawis, Hadrah, Kendang, Marching Band, Drumband, Guitar, dll di SENTRA REBANA, Pusat Produksi Alat Musik Rebana &#38; Alat Musik Tradisional Indonesia.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 23:44:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Menjadi Guru Profesional dan Islami</title>
		<link>http://sentrarebana.com/menjadi-guru-profesional-dan-islami/39/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/menjadi-guru-profesional-dan-islami/39/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 23:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sosok yang dibanggakan dan dikenang sepanjang hayat karena membentuk karakter kita semua menjadi berharga adalah guru, G-U-R-U subhanallah sungguh sangat bersahaja jika dipanggil. Saat ini profesi guru mulai menjadi perhatian masyarakat karena dengan sertifikasinya yang menjanjikan. Namun yang menjadi perhatian saat ini, apakah ada guru yang benar-benar mengabdi serta mendidik dengan profesional? Jawabannya tentu ada, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sosok yang dibanggakan dan dikenang sepanjang hayat karena membentuk karakter kita semua menjadi berharga adalah guru, G-U-R-U subhanallah sungguh sangat bersahaja jika dipanggil. Saat ini profesi guru mulai menjadi perhatian masyarakat karena dengan sertifikasinya yang menjanjikan. Namun yang menjadi perhatian saat ini, apakah ada guru yang benar-benar mengabdi serta mendidik dengan profesional?<span id="more-39"></span>  Jawabannya tentu ada, asalkan guru yang berdedikasi tinggi pada keikhlasan dan keteladanan.</p>
<p>Mengapa keikhlasan?,sebab dengan ikhlas dapat menumbuhkan kedinamisan dalam kegiatan belajar dengan peserta didik, lantaran hati menjadi bersih dari penyakit hati. Niat mengamalkan ilmunya hanya semata-mata untuk mendekatkan diri pada Allah. Imam Ghazali berkata: “Orang yang ikhlas ialah orang yang tidak ada motivasi yang membangkitkannya kecuali mencari taqarrub kepada Allah.”Sedangkan perasaan bosan adalah penyakit hati. Maka dengan ikhlas seorang guru terhindar dari penyakit hati berupa kebosanan, walaupun berada dalam suasana pembelajaran monoton sekalipun.</p>
<p>Dalam penelitian menunjukkan bahwa pegawai yang memiliki komitmen tinggi kepada lembaganya merupakan orang yang paling rendah tingkat stresnya dan dilaporkan bahwa mereka yang berkomitmen itu merupakan orang yang paling merasakan kepuasan dari pekerjaannya. Mengapa keteladanan?, sebab dengan keteladanan seorang guru membuat peserta didik percaya pada orang lain. Dua hal inilah yang membentuk pribadi peserta didik tumbuh berkarakter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/menjadi-guru-profesional-dan-islami/39/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan</title>
		<link>http://sentrarebana.com/pentingnya-pendidikan-bagi-kehidupan/32/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/pentingnya-pendidikan-bagi-kehidupan/32/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 18:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan. Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan.<span id="more-32"></span></p>
<p>Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karna seperti yang kita ketahui bahwa suatu Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual, intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan.</p>
<p>Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Kita ambil contoh Amerika, mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila –maaf– pendidikan mereka setarap dengan kita. Lalu bagaimana dengan Jepang? si ahli Teknologi itu? Jepang sangat menghargai Pendidikan, mereka rela mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk pendidikan bukan untuk kampanye atau hal lain tentang kedudukan seperti yang–maaf– Indonesia lakukan. Tak ubahnya negara lain, seperti Malaysia dan Singapura yang menjadi negara tetangga kita.</p>
<p>Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan</p>
<p>Mungkin sedikit demi sedikit Indonesia juga sadar akan pentingnya pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa dan seperti yang diberitakan bahwa Kementrian Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi bekerja sama dengan MNC Group, melalui TV berbayarnya, Indovision menyiarkan siaran televisi untuk pendidikan.Dan juga penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan. Namun apakah pendidikan karakter ini bisa mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan?</p>
<p>Didalam UU No.20/2003 tentang sistem pendidikan Nasional, tercantum pengertian pendidikan: “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, banga dan negara” Namun satu pertanyaan, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/pentingnya-pendidikan-bagi-kehidupan/32/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Membaca Shalawat Untuk Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://sentrarebana.com/keutamaan-membaca-shalawat-untuk-nabi-muhammad-saw/31/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/keutamaan-membaca-shalawat-untuk-nabi-muhammad-saw/31/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 15:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini hari Jumat bertepatan dengan tgl 1 Robi’ul Awal. Bulan penuh dengan kenangan bahkan bulan yang menurut sebagian ulama adalah bulan yang paling mulya dari bulan-bulan yang lain. Kenapa? Karena pada bulan ini Seorang Nabi dilahirkan ke dunia untuk membawa ajaran Islam. Membawa cahaya terang bagi ummat manusia. Yaitu Nabi Muhammad SAW. Dilahirkan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini hari Jumat bertepatan dengan tgl 1 Robi’ul Awal. Bulan penuh dengan kenangan bahkan bulan yang menurut sebagian ulama adalah bulan yang paling mulya dari bulan-bulan yang lain. Kenapa? Karena pada bulan ini Seorang Nabi dilahirkan ke dunia untuk membawa ajaran Islam. Membawa cahaya terang bagi ummat manusia. Yaitu Nabi Muhammad SAW. <span id="more-31"></span> Dilahirkan di kota Mekkah pada tanggal 12 Robi’ul Awal bertepatan dengan tahun Gajah. Karena pada saat itu tentara Abrahah dengan pasukan yang berkendaraan Gajah mau menghancurkan Ka’bah. Tapi alhamdulillah Allah melindungi ka’bah dengan mengirimkan burung Ababil dan melemparkan butiran-butiran kerikil dari api neraka.Sehingga tentara Abrahah yang besar dan tak terkalahkan itu kocar kacir dan musnah.</p>
<p>Itu adalah pristiwa pada saat dilahirkan Nabi Muhammad SAW. Kali ini saya akan paparkar keutamaan-keutamaan kalau kita sebagai Ummat islam ( Maaf no sara ) membaca shalawat kepada Nabi Muhammad. Di bulan Robiul Awal ini, sepantasnyalah kita mengingat sejarah Nabi Muhammad. Termasuk juga memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca shalawat artinya adalah mendoakan nabi Muhammad SAW agar Allah senantiasa memberikan rahmat atau kasih sayangNya kepada Nabi. Loh, kenapa Nabi masih didoakan agar diberikan kasih sayang oleh Allah ? Alasannya adalah karena mengingat dan mengenang jasa jasa beliau yang telah menyebarkan Islam sehingga kita berada di dalam agama Islam. Alasan berikutnya adalah nabi Muhammad ibarat sebuah gelas yang telah penuh berisi air. Tapi kita tetap isi air tersebut sehingga air tumpah keluar. Nah akan diapakan tumpahan air tersebut? Harapan kita adalah air tersebut akan menjadi minuman kita kelak di akherat. Demikian juga shalawat. Kita doakan nabi agar mendapatkan Rahmat dari Allah SWT. Harapan kita adalah nabi akan menumpahkan air shalawat atau rahmat itu kembali kepada kita Ummat Islam. Berikut akan saya berikan sekilas tentang keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW :</p>
<p>Perintah Allah dengan FirmanNya : Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat pada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bacalah shalawat dan salam pada nabi dengan sesungguhnya.</p>
<p>Hadits nabi : Rosulullah bersabda : Barang siapa membaca shalawat untukku satu kali, maka Allah akan bershalawat ( memberikan rahmat ) untuknya 10 kali. Siapa yang membaca shalawat untukku 10 kali maka Allah bershalawat ( memberikan rahmat ) 100 kali. Siapa yang membaca shalawat untukku 100 kali maka Allah akan menulis di antara kedua matanya kebebasan dari Munafik ( orang kafir berpura-pura Islam padahal hatinya tidak ), akan dibebaskan dari api neraka, dan ditempatkan nanti di hari kiamat dengan kelompok orang yang mati syahid.</p>
<p>Nabi bersabda : bacalah shalawat untuk karena bacaan shalawatmu akan menjadi penebus dosa-dosamu dan akan menjadi kesucian untukmu. Siapa yang membaca shalawat untukku satu kali maka Allah akan memberikan rahmat dan kasih sayangNya 10 kali lipat.</p>
<p>Masih banyak hadits-hadits yang menyebutkan keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Marilah kita bershalawat untuk Nabi. Semoga kita akan mendapatkan syafaat-syafaatnya baik di dunia dan akherat. Amien Amien ya Mujibassailin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/keutamaan-membaca-shalawat-untuk-nabi-muhammad-saw/31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hikmah Infaq dan Sedekah</title>
		<link>http://sentrarebana.com/hikmah-infaq-dan-sedekah/29/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/hikmah-infaq-dan-sedekah/29/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 04:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[1. Melipatgandakan Rejeki Infaq dan sedekah tidak akan mengurangi harta, justru sebaliknya, sedekah akan melipatgandakan rejeki sebesar 10 kali lipat, sesuai firman Allah sebagai berikut : &#8221; Barang siapa berbuat kebaikan mendapatkan sepuluh kali lipat amalnya &#8221; (Qs. Al-An&#8217;am [6]:160) Allah mempunyai cara tersendiri untuk membalas amal kebaikan yang dilakukan hamba-Nya, dalam surat Al-Baqarah ayat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Melipatgandakan Rejeki<br />
Infaq dan sedekah tidak akan mengurangi harta, justru sebaliknya, sedekah akan melipatgandakan rejeki sebesar 10 kali lipat, sesuai firman Allah sebagai berikut :<br />
&#8221; Barang siapa berbuat kebaikan mendapatkan sepuluh kali lipat amalnya &#8221; (Qs. Al-An&#8217;am [6]:160)<br />
Allah mempunyai cara tersendiri untuk membalas amal kebaikan yang dilakukan hamba-Nya, dalam surat Al-Baqarah ayat 261 diterangkan &#8221; Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi maha mengetahui. <span id="more-29"></span></p>
<p>2. Mengikis sifat Bakhil<br />
Islam mengajarkan umat agar memiliki kepekaan dan kepedulian sosial dan menghilangkan sifat bakhil atau kikir.</p>
<p>3. Membersihkan Harta<br />
Manusia tidak lepas dari kesalahan, dimungkinkan ada harta kita yang tercampur dengan sesuatu yang haram atau subhat. Infak dan sedekah salah satu cara untuk membersihkan harta kita.</p>
<p>4. Menolak musibah<br />
Setiap orang sudah ditentukan kapan akan kena musibah dalam kehidupannya. Menurut Rasulallah, ada amalan yang dapat menolak musibah yaitu amalan sedekah. Dalam hadis Rasulallah &#8221; Musibah tidak akan mengiringi sedekah. Biasakanlah sedekah setiap hari saat akan mulai aktivitas. Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi pada diri kita dalam hari ini.</p>
<p>5. Membantu orang lemah mememuhi kebutuhan yang mendesak<br />
Pembayaran zakat bersifat periodik dan wajib sedangkan infak dan sedekah bersifat insedentil artinya setiap saat seseorang dapat melakukan sedekah untuk memenuhi<br />
kebutuhan orang-orang yang lemah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/hikmah-infaq-dan-sedekah/29/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puasa Sunnah</title>
		<link>http://sentrarebana.com/puasa-sunnah/25/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/puasa-sunnah/25/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 03:49:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Setiap kewajiban memiliki nafilah (sunnah) yang dapat mempertahankan keberadaan kewajiban tersebut serta menyempurnakan kekurangannya. Shalat lima waktu misalnya, memiliki shalat-shalat sunnah baik sebelum atau sesudahnya. Demikian juga dengan zakat, yang memiliki shadaqah sunnah. Haji dan umrah merupakan hal yang wajib dikerjakan sekali seumur hidup, sedangkan selebihnya adalah sunnah. Puasa pun demikian, puasa wajib dikerjakan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap kewajiban memiliki nafilah (sunnah) yang dapat mempertahankan keberadaan kewajiban tersebut serta menyempurnakan kekurangannya. Shalat lima waktu misalnya, memiliki shalat-shalat sunnah baik sebelum atau sesudahnya. Demikian juga dengan zakat, yang memiliki shadaqah sunnah. Haji dan umrah merupakan hal yang wajib dikerjakan sekali seumur hidup, sedangkan selebihnya adalah sunnah. </p>
<p>Puasa pun demikian, puasa wajib dikerjakan pada bulan Ramadhan sedangkan puasa yang sunnah banyak sekali, di antaranya: Puasa sunnah yang tidak pasti, seperti puasa bagi orang yang belum mampu menikah. Ada pula puasa sunnah yang ditentukan misalnya puasa enam hari di bulan Syawwal. Keutamaan puasa ini adalah bahwa siapa yang mengerjakan nya setelah puasa Ramadhan, maka seakan-akan dia telah berpuasa sepanjang tahun. <span id="more-25"></span></p>
<p>Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersumber dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,<br />
&#8220;Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal maka ia seperti berpuasa ad-dahar (sepanjang tahun).&#8221; (HR. Muslim). </p>
<p>Selain puasa enam hari bulan Syawwal, masih ada puasa-puasa sunnah yang lainnya, di antaranya adalah: </p>
<p>1. Puasa Tiga Hari Setiap Bulan </p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,<br />
&#8220;Tiga hari dalam setiap bulan (hijriyah), serta dari Ramadhan ke Ramadhan, semua itu seolah-olah menjadikan pelakunya berpuasa setahun penuh.&#8221; (HR. Ahmad dan Muslim) </p>
<p>Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa kekasihnya (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) telah mewasiatkan tiga perkara kepadanya, di antaranya adalah puasa selama tiga hari dalam setiap bulan. </p>
<p>Yang paling utama, puasa tiga hari tersebut dilakukan pada ayyamul bidh (hari-hari putih/terang, yakni malam-malam purnama) pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulannya. Dasarnya adalah hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,<br />
&#8220;Wahai Abu Dzar, jika engkau berpuasa tiga hari pada setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas.&#8221; (HR. Ahmad dan an-Nasa&#8217;i di dalam as-Sunan) </p>
<p>2. Puasa &#8216;Arafah </p>
<p>Disebutkan dalam shahih Muslim bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa Arafah, beliau menjawab, &#8220;Dia (puasa Arafah) menghapuskan dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.&#8221; </p>
<p>Demikian pula disunnahkan berpuasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. </p>
<p>3. Puasa Asyura&#8217; </p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang puasa Asyura&#8217; (puasa tangggal 10 Muharram), maka beliau menjawab, &#8220;Dia menghapuskan dosa tahun yang lalu.&#8221; </p>
<p>Demikian pula secara umum puasa di bulan Muharrram, sebagaimana terdapat di dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan, maka beliau menjawab,<br />
&#8220;Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah al-Muharram.&#8221; </p>
<p>4. Puasa Bulan Sya&#8217;ban </p>
<p>Mengenai puasa bulan Sya&#8217;ban ini, telah disebutkan di dalam ash-Shahihain dari Aisyah xberkata, &#8220;Aku tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa selama sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihat beliau memperbanyak puasa seperti yang dilakukannya pada bulan Sya&#8217;ban.&#8221; </p>
<p>Disebutkan dalam riwayat yang lain, &#8220;Beliau banyak berpuasa pada bulan itu, kecuali hanya sedikit hari-hari (beliau berbuka) di dalamnya. </p>
<p>5. Puasa Senin Kamis </p>
<p>Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari Senin maka beliau bersabda,<br />
&#8220;Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus sebagai Nabi, atau hari diturunkannya al-Qur&#8217;an kepadaku.&#8221; </p>
<p>Di dalam riwayat yang bersumber dari Aisyah radhiyallahu ‘anha dia berkata, &#8220;Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa menjaga puasa Senin dan Kamis. (HR. Lima Imam ahli hadits, kecuali Abu Dawud). </p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,<br />
&#8220;Amal-amal itu diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku senang jika amalku ditampakkan pada saat aku sedang berpuasa.&#8221; (HR at-Tirmidzi) </p>
<p>6. Puasa Nabi Dawud </p>
<p>Tentang puasa Nabi Dawud ini terdapat dalam riwayat al-Bukhari bahwa Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu pernah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, &#8220;Demi Allah aku akan berpuasa pada siang hari dan bangun pada malam hari terus menerus selama hidupku.&#8221; </p>
<p>Ketika hal itu disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka beliau bersabda,<br />
&#8220;Sesungguhnya engkau tidak akan mampu melakukan hal tersebut, karena itu berpuasa dan berbukalah, bangun dan tidurlah, berpuasalah engkau tiga hari dalam setiap bulannya, karena satu kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat, dan itu seperti puasa ad-Dahr (sepanjang tahun). </p>
<p>Tatkala mendengar jawaban dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu berkata, &#8220;Sesungguhnya aka mampu melakukan yang lebih baik daripada itu. Maka beliau bersabda, &#8220;Berpuasalah satu hari dan berbukalah (tidak berpuasa) dua hari.&#8221; Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu menjawab, &#8220;Sesungguhnya aku mampu melakukan yang lebih baik daripada itu.&#8221; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bersabda, &#8220;Berpuasalah satu hari dan berbukalah satu hari, yang demikian itu adalah puasa Dawud, puasa tersebut adalah puasa yang paling baik.&#8221; </p>
<p>Lalu Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu berkata, &#8220;Sesungguhnya aku mampu melakukan yang lebih baik daripada itu.&#8221; Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, &#8220;Tidak ada yang lebih baik daripada puasa tersebut.&#8221; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/puasa-sunnah/25/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makna Shalat Berjamaah</title>
		<link>http://sentrarebana.com/makna-shalat-berjamaah/21/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/makna-shalat-berjamaah/21/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 02:38:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam hadits dikatakan bahwa pahala shalat berjamaah adalah 27 kali dibandingkan dengan shalat sendiri. banyak orang Islam berhitung secara kuantitatif seolah-olah dengan melakukan shalat berjamaah maka ia akan menabung pahala sebanyak 27 kali. demikian juga ketika di dalam hadis dikatakan bahwa shalat di MAsjidil Haram akan dilipatgandakan pahalanya sebanyak seratus ribu kali lipat. Luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di dalam hadits dikatakan bahwa pahala shalat berjamaah adalah 27 kali dibandingkan dengan shalat sendiri. banyak orang Islam berhitung secara kuantitatif seolah-olah dengan melakukan shalat berjamaah maka ia akan menabung pahala sebanyak 27 kali. demikian juga ketika di dalam hadis dikatakan bahwa shalat di MAsjidil Haram akan dilipatgandakan pahalanya sebanyak seratus ribu kali lipat. Luar biasa.</p>
<p>Saya pribadi memahami masalah ini dari sisi kepemimpinan dan persatuan Islam. shalat berjamaah berarti berkelopok dengan panduan seorang imam. Apa yang dilakukan imam akan diikuti oleh makmumnya, kecuali imam salah. Semua makmum harus berbaris dengan shaf yang teratur dan lurus. Semua mengikuti arah Imam, betapa kuatnya oraganisasi ini. Siapa yang dapat mematahkan shaf yang kokoh? Sayang makna dari keuntungan shalat berjamaah luput dimengerti oleh umat islam!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/makna-shalat-berjamaah/21/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berakhlak Baik Harus Karena Allah</title>
		<link>http://sentrarebana.com/berakhlak-baik-harus-karena-allah/19/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/berakhlak-baik-harus-karena-allah/19/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 02:03:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sentra Rebana]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Jika seseorang bermuamalah dengan orang lain dengan akhlak yang mulia, hendaknya dia mencari pahala dari Allah, bukan mencari ucapan terima kasih dari orang, jangan pernah mengharapkan ungkapan terima kasih manusia sedikitpun. Allah berfirman dengan menceritakan sifat orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang masuk surga: إِنّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلا شُكُورًا “Sesungguhnya Kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika seseorang bermuamalah dengan orang lain dengan akhlak yang mulia, hendaknya dia mencari pahala dari Allah, bukan mencari ucapan terima kasih dari orang, jangan pernah mengharapkan ungkapan terima kasih manusia sedikitpun. Allah berfirman dengan menceritakan sifat orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang masuk surga:</p>
<p>                                                                                                                    إِنّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلا شُكُورًا</p>
<p>“Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (Al Insan: 9)<span id="more-19"></span></p>
<p>Itu sifat orang-orang yang beriman kepada Allah. Adapun orang yang berpura-pura berperangai baik, dalam rangka mencari pujian manusia itulah kaum yang menderita. Akan datang kepada mereka penderitaan yang berkepanjangan disebabkan dirinya berakhlak mulia bukan karena Allah.</p>
<p>Orang yang ikhlas akan berbahagia, karena ia tidak akan memperdulikan komentar manusia, yang penting dia beramal mengharap pahala dari Allah. Ia tidak peduli dengan komentar manusia. Kalau ada orang yang memujinya, ia anggap angin lalu saja. Bila ada orang yang mencelanya ia pun membiarkannya.</p>
<p>Orang yang beramal karena manusia ia akan sangat sedih karena penderitaan yang timbul lantaran tidak ada orang yang menyanjungnya. Dia akan selalu menderita dan bertanya-tanya pada dirinya kapan saya dipuji? Ternyata orang-orang justru mencelanya, maka bertambahlah penderitaan yang ia alami.</p>
<p>Syaikhul Islam Ibn Taymiyyah rahimahullah berkata, “Dan kebahagiaan yang sebenarnya yaitu tatkala engkau bermuamalah dengan manusia, dengan masyarakat, hendaknya engkau bermuamalah dengan mereka dengan baik karena (berharap pahala dari) Allah, meskipun harus merendah di hadapan mereka, meskipun harus membantu mereka. Jadi kita mengharapkan pahala dari Allah saat berbuat baik kepada mereka. Buka sebaliknya engkau seakan-akan membantu mereka karena Allah akan tetapi ternyata engkau menginginkan suatu pamrih. Karena itu ketika bermuamalah dengan orang lain, hendaknya engkau takut kepada Allah dan hendaknya engkau berbuat baik kepada mereka karena mengharapkan ganjaran dari Allah, bukan mengharap balasan dari mereka. Dan hendaknya engkau mencegah diri dari perbuatan zhalim kepada manusia.” Ini merupakan ungkapan yang indah.</p>
<p>Apabila orang-orang berakhlak mulia karena Allah, niscaya mereka akan berbahagia di dunia dan akherat. Apapun kebaikan yang engkau lakukan, jangan berharap kecuali wajah Allah. Dan jangan mengganggu orang lain dengan bentuk gangguan apa saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/berakhlak-baik-harus-karena-allah/19/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsumen sentrarebana.com</title>
		<link>http://sentrarebana.com/konsumen-sentrarebana-com/16/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/konsumen-sentrarebana-com/16/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 16:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sentra Rebana]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih kepada semua Pelanggan dan konsumen yang telah bekerja sama dan mempercayai produk kami, diantaranya yang ada di pulau jawa (surabaya, sidoarjo, semarang, kendal, jogja, kebumen, cilacap, tegal, cirebon, indramayu, jakarta, bogor, depok, bekasi, tangerang, cileungsi, sukabumi, bandung dll) dan luar jawa (denpasar, pekanbaru, batam, bangka belitung, balikpapan, pontianak, palangkaraya, samarinda, polewali mandar, sampit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih kepada semua Pelanggan dan konsumen yang telah bekerja sama dan mempercayai produk kami, diantaranya yang ada di pulau jawa (surabaya, sidoarjo, semarang, kendal, jogja, kebumen, cilacap, tegal, cirebon, indramayu, jakarta, bogor, depok, bekasi, tangerang, cileungsi, sukabumi, bandung dll) dan luar jawa (denpasar, pekanbaru, batam, bangka belitung, balikpapan, pontianak, palangkaraya, samarinda, polewali mandar, sampit dll&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/konsumen-sentrarebana-com/16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepuasan Anda Adalah Keberhasilan Kami</title>
		<link>http://sentrarebana.com/kepuasan-anda-adalah-keberhasilan-kami/15/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/kepuasan-anda-adalah-keberhasilan-kami/15/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 15:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih kami ucapkan kepada semua konsumen/pelanggan yang telah dengan setia bekerjasama bertransaksi dan &#8220;sure&#8221; dengan produk yang kami tawarkan. Kepuasan anda adalah kebanggaan dan keberhasilan kami. Kami senantiasa terus meningkatkan kualitas dalam produk dan pelayanan demi terjaganya kepuasan konsumen. Amin&#8230;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih kami ucapkan kepada semua konsumen/pelanggan yang telah dengan setia bekerjasama bertransaksi  dan &#8220;sure&#8221; dengan produk yang kami tawarkan. Kepuasan anda adalah kebanggaan dan keberhasilan kami. Kami senantiasa terus meningkatkan kualitas dalam produk dan pelayanan demi terjaganya kepuasan konsumen. Amin&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/kepuasan-anda-adalah-keberhasilan-kami/15/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rebana Bumiayu, Rebana Kaliwadas</title>
		<link>http://sentrarebana.com/rebana-bumiayu-rebana-kaliwadas/8/</link>
		<comments>http://sentrarebana.com/rebana-bumiayu-rebana-kaliwadas/8/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 09:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sentra Rebana]]></category>
		<category><![CDATA[drum band]]></category>
		<category><![CDATA[kendang]]></category>
		<category><![CDATA[marawis]]></category>
		<category><![CDATA[marching band]]></category>
		<category><![CDATA[rebana]]></category>
		<category><![CDATA[rebana bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[rebana kaliwadas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sentrarebana.com/rebana-bumiayu-rebana-kaliwadas/8/</guid>
		<description><![CDATA[Rebana Bumiayu, Rebana Kaliwadas. Itulah produk rebana yang telah dihasilkan dengan bakat yang diturunkan dari leluhur kami. Sebuah tradisi yang telah melekat begitu lama yang membuat kami mahir membuat rebana, marawis, kendang hingga berkembang ke alat musik modern seperti drum band, marching band, tam-tam, dll. Setiap produk yang dibuat dari tangan-tangan yang terampil menghasilkan produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rebana Bumiayu, Rebana Kaliwadas. Itulah produk rebana yang telah dihasilkan dengan bakat yang diturunkan dari leluhur kami. Sebuah tradisi yang telah melekat begitu lama yang membuat kami mahir membuat rebana, marawis, kendang hingga berkembang ke alat musik modern seperti drum band, marching band, tam-tam, dll.</p>
<p>Setiap produk yang dibuat dari tangan-tangan yang terampil <span id="more-8"></span>menghasilkan produk yang berkualitas, lebih halus, lebih awet, yang mampu memenuhi kebutuhan setiap pelanggan di seluruh Indonesia dan luar negeri.</p>
<p>Dedikasi kami untuk terus memberikan yang terbaik membuat kami senantiasa meningkatkan kualitas dan layanan kami untuk para pelanggan kami yang setia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sentrarebana.com/rebana-bumiayu-rebana-kaliwadas/8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

